Hari Raya Nyepi Tanpa Internet

Pada kesempatan kali blog ini  akan membahas tentang pengalaman dan pendapat penulis mengenai Hari Raya Nyepi tanpa Internet dan langsung saja kita bahas sebagai berikut :

Seperti yang sudah diketahui umum Hari Raya Nyepi merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan / kalender caka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan Tahun Masehi lainya, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengen menyepi. Tidak aktivitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan termasuk  pelayanan umum seperti Bandara International pun ditutup namun tidak untuk rumah sakit. Tujuan utama dari hari raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).
Lalu pada Hari Nyepi 2018 Tahun Caka 1940 yang jatuh pada 17 maret Pemerintah dan Kementrian Komunikasi dan Informatika menghentikan atau memutuskan layanan internet di wilayah Bali selama 24 jam pada hari Nyepi. Jadi menurut saya sendiri ada atau tidaknya internet itu tidak masalah bagi saya karena sehari tanpa internet itu sudah biasa. Dengan tidak adanya internet saya coba melaksanakan Catur Brata Penyepian walaupun masih belum dapat melakasanakannya dengan penuh tapi yang penting sudah berusaha hehe:) . Tapi disini saya merasa bangga dengan adanya hari raya nyepi karena hanya di Bali yang bisa menutup seluruh pelayanan umum, tidak menggunukan atau menghidupkan listrik selama 24 jam bayangkan berapa energi yang dapat dihemat dalam satu hari tersebut dan bahkan sekarang ini mungkin baru pertama kalinya di dunia di mana jutaan masyarakat terlepas dari media sosial dan akses internet.

Sekian pengalaman dan pendapat penulis tentang Hari Raya Nyepi semoga bermanfaat dan terimakasih :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Embro Dan Pipo

Perusahaan Multi Level yang telah berkembang di Indonesia sejak 15 tahun lalu hingga kini

Pengertian Hardware, Software, dan Brainware